Senin, 24 Agustus 2015

SAKIT PERUT OH SAKIT PERUT



Sebanyak 85-90% penyebab sakit perut pada anak bersifat fungsional alias disebabkan faktor psikis semata, namun kita tidak boleh menyimpulkan langsung . Sakit perut bisa karena adanya kelainan organik atau didasari   oleh penyakit tertentu. Sakit perut jenis ini ada dua macam yaitu yang di sebabkan kelainan disaluran pencernaan(seperti peradangan disaluran pencernaan, intoleransi laktosa, cacingan, penyempitan saluran pencernaan  dan radang usus buntu) serta yang disebabkan dari luar pencernaan (seperti infeksi saluran kemih dan radang paru-paru bagian bawah). Jika si kecil menderita sakit perut maka akan tampak raut muka meringis akibat menahan sakit

Pertolongan pertama
1.      Oleskan minyak penghangat diperut anak
2.      Berikan pijatan ringan pada perut si anak. Caranya yaitu sentuh bagian bawah perut dengan kedua telapak tangan lalu tekan sedikit dan arahkan ke samping secara silang. lakukan sebanyak 2 kali. setelah itu kedua tangan menekan samping perut si anak dan goyangkan sedikit, biasanya anak akan merasa geli. Tujuan dari pijatan ringan ini yaitu untuk melancarkan saluran pencernaan anak, sehingga dapat menghentikan sakit yang diderita. (Mohon maaf belum ada keterangan gambar untuk memudahkan pijatan ringan ini karena lagi diproses :) )
3.   Apabila kita curiga bahwa penyebabnya adalah factor psikis maka ajak anak untuk berkomunikasi agar ia dapat mengungkapkan perasaan gelisah dan cemas yang dialaminya serta berikan makanan yang dapat membangkitkan rasa bahagianya seperti coklat kesukaannya atau pisang yang menyehatkan 
 
 By: Alya Chen

MIMISAN PADA ANAK




Perdarahan dari hidung  yang dapat terjadi  akibat sebab lokal yaitu dari hidung atau sebab umum yaitu  kelainan sistemik misalnya kelainan pembuluh darah

Penyebab terjadinya mimisan  yaitu ada kemungkinan si anak berbakat mimisan . Selain pembuluh darah hidungnya banyak  permukaan lendirnya pun sangat tipis sehingga mudah pecah dan terjadi mimisan.

Penyebab mimisan
1. Trauma, seperti terbentur, jatuh, membuang ingus terlalu keras, mengorek hidung dengan keras
2. Polusi, seperti asap rokok/knalpot yang bersifat iritatif sehingga dapat membuat lecet dan robek permukaan selaput lendir yang tipis.
3. Obat-obatan yang dapat memicu terjadinya mimisan seperti obat stereoid yang berfungsi melegakan hidung mampet
4. Udara dingin, termasuk penyetelan  penyejuk udara yang terlalu dingin

Pertolongan pertama pada mimisan, alternatif tindakan :
1. dudukan si kecil agak condong ke depan. Tekan cuping hidung atau bagian yang lunak tujuannya yaitu untuk menghentikan perdarahan yang terjadi. minta anak untuk bernafas lewat mulut. lakukan 1-2 menit apabila mimisan belum berhenti ulangi 3-4 kali.

2. Tempelkan kapas pada  bagian hidung yang berdarah dengan larutan steril. cara membuat larutan steril yaitu sediakan air matang lalu dicampur dengan garam .

3. Kompres dengan es batu yang telah dibungkus sapu tangan diantara kening dan hidung sembari memencet cuping hidung.

 By: Alya Chen

Jumat, 21 Agustus 2015

MENGATASI BIANG KERINGAT PADA SI BUAH HATI



Biang keringat pada si kecil bisa jadi menjaid biang masalah. Jika biang keringat terjadi di wajah, si kecil yang lucu , imut dan menggemaskan akan merusak kecantikan atau ketampanannya.

Biang keringat dapat menggaggu kenyamanan si kecil karena hal tersebut akan menimbulkan gatal-gatal. apabila gatal dan akhirnnya digaruk akan menimbulkan luka yang perih sehingga bayi menjadi rewel.

Tips mencegah biang keringat
1. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat seperti katun.
2. Gunakan pakaian yang longgar dan tidak ketat
3. Perbaiki sirkulasi udara ruangan jangan sampai terlalu panas sehingga menimbulkan biang keringat pada bayi
4. Jaga bayi tetap kering dan fresh dengan menaburi bedak pada tubuhnya

4. Mandikan bayi secara teratur

Jika si kecil terkena biang keringat, beberapa alternatif pengobatannya yaitu :

1. Gunakan Virgin Coconut Oil atau minyak kelapa asli.

2. Minyak telon. Pilih minyak telon yang menggandung minyak kelapa 60 %.
3. Bedac salicil
4. Bedak tabur.

Dari ke empat alternatif tersebut , cara pennggunaannya yaitu dengan mengoleskannya pada area yang terkena biang keringat.

GUMOH PADA BAYI


Gumoh (regurgitasi ) terjadi akibat susu atau makanan yang baru saja diminum atau dimakan kembali dikeluarkan melalui lambung. hal tersebut akibatbelum sempurnanya kerja katup yang membuka-tutup jalan antara esofagus dan lambung . kondisi ini wajar ditemukan  pada bayi dan akan berkurang  hingga menghilang saat berusia 6 bulan-satu tahun.

Bedakan gumoh dan muntah. saat gumoh umumnya bayi tampak tidak menyadarinya  dan jumlah susu atau makanan  yang dikeluarkannya tidak sebanyak saat muntah.

Gumoh pada bayi akibat lambung tidak dapat menampung air susu terlalu banyak. bayi usia 1 hari memiliki lambung sebesar buah cerry, pada bayi usia 3 hari lambungnya yaitu seperti kacang walnut atau buah kelengkeng, usia 1 minggu sebesar  telor puyuh sedangkan usia 1 bulan sebesar telor ayam. 



Tips mencegah gumoh
1. Susui bayi dalam posisi yang benar. Lebih baik kurangi porsi menyusuinya tapi dengan frekuensi yang lebih sering. Ingat lambung si kecil berukuran sangat kecil

2. Usai menyusu jangan langsung ditidurkan sebaiknya sendawakan terlebih dahulu.
naikan sedikit tempat tidur bagian atas sehingga letak kepala dan leher bayi menjadi lebih tinggi dari pada badannya
3. Jika si kecil sudah bisa duduk dan berdiri  biasanya frekuensi gumoh akan berkurang dengan sendirinya karena cairan  lebih mudah turun dan juga penutup lambung si kecil akan semakin sempurna.

By: Alya Chen

Minggu, 16 Agustus 2015

RUAM POPOK



Pemakaian diaper secara terus menerus serta tidak memperhatikan kebersihan akan membuat bayi tidak nyaman. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah yaaitu ruam popok.

Ruam popok adalah  peradangan  didaerah yang tertutup popo seperti  sekitar alat kelamin, pantat, pangkal paha bagian dalam. Ruam popok sering dialami  bayi baru lahir biasanya berwarna kemerahan disertai lecet-lecet ringan yang gatal.

Penyebab ruam popok :
1.      Pemakaian popok yang terkena urin atau kotoran terlalu lama.
2.      Pemakaian diaper yang terbuat dari plastic/ karet yang terlalu lama sehingga menyebabkan iritasi
3.      Riwayat alergi

Tips untuk mencegah ruam popok
1.      Ganti popok bila basah
2.     Bersihkan daerah ruam popok dengan air hangat, keringkan dengan handuk, angin-anginkan sebentar  lalu taburi bedak bayi.
3.      Pilih popok yang berbahan lembut dan berdaya serap tinggi atau pilih popok kain yang lebih aman


Mengatasi ruam popok
1.      Ganti popok bila basah
2.    Bersihkan daerah popok menggunakan air hangat caranya yaitu ambil kapas lalu celupkan pada wadah berisi air hangat lalu keringkan.
3.      Oleskan nappy cream
4.      Biarkan sekali-kali bayi anda tidak memakai popok.
5.      Ganti merek popok mungkin si kecil alergi dengan merek popok tersebut.